Masya Allah! Subhanallah! Astagfirullah! Warga Lebih Banyak di Pasar Malam Ketimbang MTQ

Ribuan masayarakat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang sedang larut dalam berbagai hiburan acara pasar malam di Lapangan Bola Kaki Gampong Pulau Kayu, Kecamatan Susoh sontak hening.

Pasalnya, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT, tiba-tiba datang dan menaiki salah satu tangga tempat hiburan di area pasar malam untuk menegur warga yang dinilai lebih memilih hadir di pasar malam dibandingkan mendengar acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang juga sedang diselenggarakan di halaman Masjid Agung Abdya, Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Sabtu malam (16/3/2019).

Dari atas panggung, orang nomor dua di kabupaten berjuluk breuh sigupai itu dengan lantang mengucapkan istighfar.

“Masya Allah, Subhanallah, Astagfirullah, ramai di sini dibandingkan di sana (lokasi MTQ). Kalau tidak sabaran lokasi pasar malam ini akan saya tutup,” teriak Muslizar dari atas panggung dengan menggunakan pengeras suara.

Dalam penyampainya Wabup mengimbau kepada masyarakat Abdya untuk mengutamakan menghadiri lokasi MTQ dibandingkan menghadiri pasar malam.

“Saya wakil bupati Abdya mengimbau kepada masyarakat Abdya untuk pergi dulu ke tempat pelaksanaan kegiatan kegamaan. Sebelum adanya ada acara MTQ tidak kita permasalahkan saudara-saudara pergi kesini, tapi kalau sudah ada acara MTQ, kita harus sama-sama hadiri syiar agama itu,” tegas Wabup.

Dalam penyampaian itu Muslizar terlihat geram kepada kepada warga. Menurut pria yang sebelumnya pernah menjabat Kepala Baitul Mal Abdya itu berulang kali sudah menyampaikan, jika ke pasar malam orang luar yang ambil untung, belum lagi di lokasi pasar malam terjadinya percampuran antara laki-laki dan perempuan.

“Orang luar ambil uang ke sini, kita tinggalkan kepentingan agama demi hadir di sini. Sekarang saya tanya, apa tempat ini setuju kita tutup,” tanya Muslizar sembari disambut setuju oleh pengunjung yang hadir di lokasi.

Kepada pemilik pasar malam Wabup mengatakan, siapapun yang berani memberikan izin sebelum berakhirnya MTQ dirinya menyuruh untuk menjumpainya.

“Soe yang berani jok izin sigolom selesai acara MTQ merumpok ngon loen. Loen tegaskan, sigolom MTQ selesai, pasar malam hana jeut buka, (siapa yang berani memberikan izin sebelum berakhirnya acara MTQ, jumpai saya. Saya tegaskan, sebelum acara MTQ selesai, pasar malam dilarang buka),” tegas Muslizar.

Muslizar mengatakan, di lokasi MTQ pihak panitia sudah menyediakan lapak-lapak bagi para penjual untuk menjual barang dagangan di sana.

“Sangat luas lokasi yang sudah kita sediakan disana. Di sana jualan sambil mendengarkan MTQ. Tapi mereka seakan-akan keras kepala karena mereka orang luar. Astagfirullahal’azim, ramai disini dari pada dilokasi MTQ,” ujar Wabup.

Terkahir, Muslizar kembali bertanya kepada masyarakat Abdya yang hadir di lokasi, apakah pasar malam itu ditutup atau tidak. Dirinya juga siap berhadapan dengan siapapun jika pasar malam ini kembali dibuka di saat adanya pelaksanaan acara MTQ.

 

“Saya tanya sekali lagi, apa pasar malam ini kita tutup, kita tutup,” tanya Wabup yang kembali disauti tutup oleh masyarakat Abdya.[acehtrend.com]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *