Pengusaha Muda Turki Ziarahi Makam Prajurit Turki di Aceh, “Bangga Dengan Lelulur Saya”

Banda Aceh. Bunyamin Bahadir, seorang pengusaha muda Turki pada April 2018 lalu berziarah ke makam Turki yang terletak di kampung Bitay Banda Aceh.

Bunyamin mengenal Aceh dari sahabatnya semasa kuliah di Uludag University, di kota Bursa Turki.
Sahabatnya yang bernama Resad Abi tersebut merupakan seorang warga Turki aktivis IHH yang pernah tinggal di Istanbul Dormitory Aceh selama 2 tahun.

Resad Abi banyak mengetahui hubungan sejarah Utsmani dan Aceh, salah satu merupakan kuburan Turki di kampung Bitay, Banda Aceh.

Bunyamin yang saat ini sedang mendalami bahasa Inggris di Malaysia, menyempatkan diri berkunjung ke Aceh. Di Aceh, Bunyamin ditemani oleh Martunus, teman dari Resad Abi.

Pengusaha turky

 

Dalam kesempatan ziarah tersebut, Bunyamin juga bersilaturrahmi dengan penjaga makam yang juga merupakan salah satu keturunan Turki.

Bunyamin punya kesan tersendiri terhadap Aceh, “Aceh menyenangkan, sangat bersahabat, terasa seperti keluarga. Ketika saya datang ke Aceh, rasanya seperti saat orang-orang Turki datang ke sini dulunya, ketertarikan yang sangat bagus.”

Bunyamin juga menambahkan “saya sangat surprise dan merasa bangga dengan leluhur saya yang datang dari negeri yang sangat jauh untuk membantu perjuangan Aceh.

Mereka susah payah datang dengan kapal untuk membantu Aceh karena kita satu ummat. Jadi saya datang ke sana (makam Bitay) untuk menghormati dan mendoakan mereka.”

Pengusaha Turky

Di Kampung Bitay terdapat sebuah komplek pemakaman tentara dan ulama Turki yang diutus oleh Sultan Turki untuk membantu Aceh memerangi penjajah Portugis yang ingin menguasai Selat Malaka.

Banyak warga Turki (menurut catatan, ada 48 buah makam para guru, ustadz, juga petugas militer) Kekhilafahan Turki Utsmani yang pernah bertugas di Aceh.

Sumber : Turkinesia.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *