Zulfikar, Bertahun Hidup di Gubuk Reot Tanpa Listrik

Rumah bak istana dengan mobil mewah yang terparkir di halaman rumah merupakan impian semua orang.

Akan tetapi, hanya mereka yang beruntung saja mampu memiliki hidup bagaikan kerajaan tersebut.

Di Kabupaten Aceh Timur dapat dilihat, tepatnya di Desa Seuneubok Panton , Kecamatan Darussalam.

Hasil gambar untuk zulfikar, bertahan hidup di gubuk reot tanpa listrik di aceh timur

Seorang laki-laki pekerja serabutan, masih tetap bersyukur bisa menghuni gubuk berdinding tepas bambu, berlantaikan tanah, atap daun rumbia serta tanpa penerang cahaya listrik.

Zulfikar nama Kepala Keluarga tersebut, Ia tinggal di gubuk reyot itu bertahun-tahun bersama istri dan dua orang anaknya.

Tak pernah mengeluh ataupun malu, bagi mereka bisa berteduh dariguyuran hujan dan teriknya matahari sudah sangat bersyukur.

“Kalau kita lihat, rumah yang mereka huni jauh sekali dari kata layak, bahkan untuk kehidupan mereka sendiri kita lihat sangat memperihatinkan,” kata Founder LPD Aceh, Musfendi kepada AJNN, Rabu (23/1).

Sambung Musfendi, kondisi rumah yang berada di pinggir persawahan sudah ditinggali mereka sekeluarga bertahun-tahun lamannya, ketika guyuran hujan lebat yang melanda kawasan tersebut, sekeluarga itu harus berlari dan mencari tempat berteduh, dikarenakan atap yang sudah lapuk bocor ketika hujan melanda.

“Yang paling memperihatinkan ketika malam hari tiba, gelap dan temaram melanda rumah keluarga itu.

Disebabkan jangankan untuk memasang listrik, untuk makan saja mereka harus tumpang tindih dari upahan,” ujar Musfendi.

Tidak ada springbed ataupun dipan ((tempat tidur tanpa kasur), mereka hanya melentangkan sehelai tikar di atas lantai tanah untuk tidur dan beristirahan.

Tidak ada pula perabot rumah tangga bermerek mewah, hanya lemari butut serta tumpukan barang-barang bekas.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Zulfikar dan Zainabon selama belasan tahun bekerja serabutan, bila musim panen padi tiba mereka membantu para petani untuk dapat mencukupi kebutuhan keluarga.

“Bagi anda yang ingin ikut serta membantu keluarga Zulfikar maupun saudara kita yang membutuhkan lainnya dapat menyalurkan donasi bantuan infak maupuin sedekah melalui Lembaga Peduli Dhuafa melalui Bank BNI Syariah 453315197 atas nama Lembaga Peduli Dhuafa atau Bank Mandiri Syariah 7771 5515 58 atas nama Lembaga Peduli Dhuafa (Zakat).

Sumber: Ajnn.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *