Ditahan Selama Enam Bulan, TKI asal Aceh Timur Dipulangkan Ke Tanah Air

Aceh Timur : Diky Rahmadhani (18) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) warga Gampong Asan , Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, akhirnya di Aceh, Jum’at (28/12/2018) malam, sebelumnya ia di tangkap polisi Malaysia dan sempat ditahan Penjara Buket Jalil Malaysia, selama enam bulan, karena tidak melengkapi dokumen lengkap (ilegal).

Diky diterbangkan dari Bandara Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Banda Aceh, tidak terlepas dari peran anggota DPD-RI asal Aceh, H Sudirman akrap disapa Haji Uma dan Ketua Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh (KANA) di Malaysia Nazaruddin sapaan Abu Saba, yang telah melakukan pengurusan .

Anggota DPD-RI Aceh, H Sudirman (Haji Uma) Kepada RRI Lhokseumawe menyebutkan sebelumnya mendapatkan pengaduan dari keluarga bahwa telah hilang kontak sekitar 6 bulan, meminta untuk melacak keberadaannya.

“Setelah itu saya langsung berkoordinasi dengan Abu Saba di Malaysia untuk melakukan pencaharian keberadannya, setelah itu kita meminta Abu Saba untuk membuat pengurusan, sehingga bisa pulang Ke Aceh, Alhamdulillah sudah sampai kerumah kediaman orangtuanya sedangkan sebagian baiaya pemulangan ditanggung pihak keluarga,”kata Haji Uma, Sabtu (29/12/2018).

Saat berkunjung ke rumah kediaman oarng tua Diky Haji Uma, ia juga mengingatkan agar tidak lagi pergi ke Malaysia jika dokumen tidak lengkap atau ilegal.”Selain kita juga meminta kepada warga Aceh lainnya agar tidak lagi pergi ke Malaysia melalu jalur ilegal, karena saat berada di sana tidak nyaman,”harapnya.

Sumber; RRI.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *