Jalan Tol Banda Aceh-Sigli Pangkas Waktu Tempuh Hingga 2 Jam

Pembangunan tol Banda Aceh-Sigli telah resmi dimulai setelah Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking tahap satu.

Keberadaan jalan tol itu diperkirakan bakal memotong waktu perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dan sebaliknya hingga dua jam.

“Itu (panjang jalan tol) 74 kilometer, kalau kecepatan 80 km per jam saja enggak sampai satu jam. (Saat ini) Banda Aceh ke Sigli tiga jam, nanti satu jam bisa,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementrian PUPR, Herry Trisaputra Zuna usai groundbreaking di daerah Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jumat (14/12) sore.

Sementara untuk tarif tol, Herry mengaku tidak ingat persis. Hanya saja, dia mengatakan, tarif Tol Trans Sumatera akan diseragamkan.

“Yang pasti Sumatera di bawah Rp 1.000, per kilometernya,” kata dia.

Jalan Tol Banda Aceh-Sigli diperkirakan selesai pada tahun 2021. Kini, sepanjang 40 kilometer lahan untuk jalur itu sudah dibebaskan.

 

Pembangunan jalan tol ini akan dibagi dalam enam seksi. Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 25,7 km, seksi 2 Seulimeum–Jantho sepanjang 6,3 km, seksi 3 Jantho–Indrapuri sepanjang 16 km, seksi 4 Indrapuri–Blang Bintang sepanjang 13,5 km, seksi 5 Blang Bintang–Kutobaro sepanjang 7,7 km, seksi 6 Kutobaro–Simpang Baitussalam sepanjang 4,8 km.

“Nilai investasi Rp 12,35 triliun, kalau kontraknya sampai Maret 2021, untuk semua seksi tapi ada beberapa yang diharapkan bisa selesai di tahun 2020 pertengahan, setidaknya dari Banda Aceh ke Simpang Indrapuri, mungkin bisa tindaklanjuti ke Jantho,” jelas Herry.

Sementara Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengatakan dalam pembangunan tol Aceh-Sigli hingga saat ini telah dilakukan tahapan pengumuman peta bidang dan daftar nominatif. Sebanyak 3.586 bidang tanah untuk 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Besar dan Pidie.

Dari 10 kecamatan tersebut, sebanyak 8 kecamatan telah dilakukan penilaian harga tanah (appraisal) dan dilanjutkan dengan musyawarah bentuk ganti kerugian di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Blang Bintang, Montasik, Indrapuri.

Mengenai total bidang tanah yang sudah dilakukan pembayaran saat ini sebanyak 144 bidang dari total bidang 3.586 atau seluas 55,34 hektar, dengan total luas lahan 755,2 hektar. “Total realisasi dana talangan oleh Hutama Karya sebesar Rp.17,56 Milyar,” kata Nova.

Sumber; Kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *