Kapal Kayu Bermuatan Penuh Imigran Rohingya Kembali Terdampar di Perairan Bireuen

Imigran Rohingya, Myanmar dikabarkan kembali terdampar di Aceh, tepatnya di perairan Kabupaten Bireuen, Jumat, 16 November 2018, sekitar pukul 16.30 WIB.

Diperkirakan mereka berjumlah sekitar 80 orang dan sampai saat ini masih berada di perairan Bireuen.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bireuen, Muhammad Nasir, S.P., M.S.M., membenarkan satu perahu kayu yang ditumpangi warga Muslim Rohingya terdampar di perairan tersebut.

Pihaknya telah berkoordinasi dangan Panglima Laot Kabupaten Bireuen untuk memastikan informasi berkenaan terdamparnya warga Rohingya di perairan Bireuen dan Aceh utara.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan panglima laot, bahwa kapal kayu yang bermuatan penuh (warga Rohingya) saat ini sedang menuju ke arah timur atau melewati kawasan Bireuen, dengan jarak sekitar 17 mil laut,” kata M Nasir

Untuk tindak lanjutnya, Nasir menyebutkan, pihaknya menginstruksikan tim reaksi cepat bersama petugas pemadam untuk melaksanakan pemantauan di kawasan pantai, serta berkoordinasi dengan panglima laot.

“Untuk jumlah warga Rohingya yang terdampar tersebut, diperkirakan biasanya satu perahu kayu itu melebihi 80 orang. Akan tetapi sampai saat ini mereka belum sampai ke daratan, karena keberadaan mereka dengan jarak 17 mil dari darat,” ungkap Nasir

keterangan gambar: ilustrasi pengungsi Rohingya terobang-ambing di laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *