Pulang Kampung, Miftahul Jannah Terima Hadiah 75 Juta Dari bank Aceh

Miftahul Jannah seharusnya bertanding melawan atlet para judo Mongolia, Oyun Gatulga, di kelas 52 kg putri di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (8/10/2018). Namun, pertandingan tersebut urung terlaksana karena wasit mendiskualifikasi atlet asal Aceh tersebut.

Salah satu atlet Indonesia asal Aceh dari cabang olahraga Blind Judo kelas 52 kg klasifikasi low vission Asian Para Games 2018, Miftahul Jannah, didiskualifikasi karena menolak melepaskan jilbabnya.

Hasil gambar untuk pulang kampung miftahul janna dapat hadiah dari bank aceh

Atlet judo tunanetra Indonesia asal Aceh, Miftahul Jannah tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (15/10/2O18).

Setiba di Aceh, Bank Aceh Syariah langsung menyerahkan tabungan Rp 75 juta untuk Miftahul Jannah.

Tabungan itu diserahkan oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman yang didampingi Corporate Secretary, Amal Hasan di Kantor Pusat Bank Aceh, Banda Aceh.

Hasil gambar untuk pulang kampung miftahul janna dapat hadiah dari bank aceh

Sebelumnya, miftahul jannah tiba yang dari Jakarta di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar langsung pengalungan bunga dari istri Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati.

Ia datang bersama keluarga, teman, dan Kadispora Aceh, Darmansyah.

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman kepada Serambi mengatakan, pemberian hadiah berupa tabungan sebesar Rp 75 juta itu sebagai bentuk apresiasi bank aceh kepada atlet judo tersebut.

Hasil gambar untuk pulang kampung miftahul janna dapat hadiah dari bank aceh

Karena miftah mampu mempertahankan prinsip dalam mempertahankan hijab dalam ajang asian para games di jakarta.

Miftahul Jannah yang telah menjaga bentuk harga diri dan marwah masyarakat Aceh, yang dikenal dengan syariat Islam. Saya tidak ingin, menggadaikan, harga diri dan martabat Aceh, hanya untuk gelar juara semata.

Haizir mengatakan, kondisi Miftahul Jannah saat ini memang sedang terluka, karena setelah berlatih judo cukup lama, tapi akhirnya gagal tampil di asian para games.

Penyebabnya karena atlet judo para games dilarang mengenakan hijab, sedangkan miftah ettap mempertahankan hijab.

Hasil gambar untuk pulang kampung miftahul janna dapat hadiah dari bank aceh

“Miftah ini terluka dia karena gagal bertanding yang disebabkan oleh aturan hijab, maka kita ingin menghibur dan mengapresiasi dia dengan emmberi tabungan ini,” ujar Haizir Sulaiman.

Terkait peruntukan dana, haizir mengatakan, akan diserahkan sepenuhnya kepada Miftahul Jannah. Baik itu untuk biaya pendidikan maupun kebutuhan lainnya.

Sementara Miftahul Jannah menyampaikan terima kasih atas hadiah berupa tabungan yang diberikan Bank Aceh kepada dirinya.

Ia mengatakan, dana itu akan diperuntukkan bagi pendidikan, karena ia ingin melanjutkan pendidikan hingga jenjang pascasarjana atau S2.

 

Sumber: Serembinews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *