Gara Gara Peng 200 ribu, Anak Rela Pukul Ibu Kandung

                                          Gambar ilustrasi ibu menangis

LHOKSEUMAWE – Aparat Subsektor Muara Dua, Polres Lhokseumawe pada Sabtu (31/3) kemarin, meringkus Safrizal (26), pemuda asal Desa Blang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, karena memukul ibu kandungnya hingga terluka dan mengancam membacok orang tuanya itu dengan parang, serta juga membakar rumah orang tuanya tersebut. Kini ‘anak durhaka’ ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu setelah orang tua dia melaporkan secara resmi kejadian tersebut.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Aris Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha kepada Serambi, Minggu (1/4), menjelaskan, tersangka sebelumnya memang sudah sering meminta uang kepada kedua orang tuanya. Tapi, ketika tak mampu dipenuhi, tersangka marah-marah dan sering menghancurkan barang dalam rumah orang tuanya.

“Kejadian serupa juga terjadi lagi sebelum insiden pembakaran rumah tersebut. Tersangka meminta uang pada ibunya Rp 200 ribu. Tapi karena tak tahu keperluannya, sehingga orang tuanya tak memberikan uang tersebut. Kemudian pemuda itu memukul ibunya sehingga terluka. Tersangka juga merusak TV,” ujar Kasat Reskrim.

Usai kejadian itu, orang tuanya pergi dari rumah. Demikian juga dengan tersangka yang kabur dari rumah. “Lalu kemarin, tiba-tiba korban mendapatkan informasi dari tetangganya kalau rumah berkonstruksi beton miliknya sudah dibakar anaknya. Lalu orang tua tersangka langsung pulang ke rumahnya untuk melihatnya,” imbu AKP Budi Nasuha.

Tapi sesampai di rumah, ternyata api sudah berhasil dipadamkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Lhokseumawe dan warga di kawasan itu. Saat masuk ke dalam rumah untuk melihat apa saja yang terbakar, tiba-tiba tersangka sudah berada di rumah itu dan memaki kedua orang tuanya tersebut. Bahkan, pria itu juga mengancam akan membacok kedua orang tuanya sambil mengacungkan parang ke arah orang tuanya.

“Karena takut, lalu orang tua korban langsung mendatangi Subsektor Muara Dua untuk melaporkan kejadian itu. Tak lama kemudian, petugas langsung ke lokasi dan meringkus pria tersebut. Setelah diperiksa dalam kasus ini, penyidik langsung menetapkan Safrizal sebagai tersangka dan menahannya,” tegas Kasat Reskrim. Akibat kejadian kebakaran rumah tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 30 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha kepada Serambi juga menyebutkan, tersangka sebelumnya adalah pemakai narkoba jenis sabu-sabu dan ia termasuk dalam kategori pengedar. Bahkan, pemuda asal Desa Blang Kandang, Kecamatan Muara Dua ini sudah pernah direhabilitasi akibat pengaruh narkoba tersebut.

“Oleh karena itu, tersangka akan kita bidik dengan dua kasus, pertama kasus pengancaman dengan kekerasan dan pembakaran rumah. Terlebih lagi, kejadian pengancaman dan merusak barang dalam rumah itu sudah sering terjadi sebelumnya, ketika korban tak memenuhi permintaan anaknya itu,” tukas AKP Budi Nasuha.

Kasus kedua yang bakal dijerat pada Safrizal adalah penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Karena diduga tersangka masih mengonsumsi barang haram tersebut. Untuk kasus ini, kemungkinan besar akan ditangani langsung Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe.(jaf)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Anak Pukul Ibu Kandung,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *