Kasus PSK!!! baca ini, agar kalian tidak Salah Paham Kepada Aceh

Kasus 6 PSK online yang di amankan petugas di banda Aceh beberapa waktu yang lalu telah membuat daerah lain salah paham kepada Aceh. hal ini tidak dapat di pungkiri, banyak media media luar daerah yang menyoroti kasus ini. contohnya jakarta post yang menjadikan kasus ini sebagai head line news di media mareka.

Di Aceh sendiri kasus ini sudah di beritakan di seluruh media cetak maupun online. kasus ini menimbukan tanda tanya bagi sebagian orang di luar aceh, bagaimana mungkin Aceh yang dijuluki serambi mekah dan penduduk nya yang dikenal taat bergama bisa seperti ini ?? kemana Polisi syariatnya ?? polisi yang dikenal tegas membrantas kemaksiatan di Aceh.

Namun sebelum kalian berpikir negativ terlalu jauh kepada Aceh mari simak pendapat penulis tentang kasus ini. mungkin beberapa pendapat penulis ini akan menjawab pertanyaan pertanyaan yang ada di benak kalian. ‌

1. Mucikari berasal dari luar daerah.

seperti yang di kutip dari Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto, mengatakan, germo berinisial MRS (28) asal Sumatera Utara mengaku sudah dua tahun menyediakan PSK. jika Germo nya berasal dari daerah lain penulis menyimpulkan bahwa pelanggan dari PSK tersebut juga berasal dari luar daerah.

2.  Menggunakan media sosial untuk menawarkan psk kepada pelanggan.

MRS menawarkan perempuan PSK ini ke pelanggan melalui aplikasi WhatsApps. Modus operasinya, calon pelanggan menghubungi dia kemudian baru dikirimkan foto-foto perempuan yang ditawarkan. Setelah terjadi kesepakatan, baru dilakukan transaksi. penulis menyimpulkan, sigermo ini melakukan penawaran lewat media sosial karena memang tidak mungkin untuk melakukan secara terang terangan di aceh, berbeda dengan PSK di beberapa wilayah lain di luar Aceh yang menawarkan diri di pinggir jalan bahkan tanpa germo.

3‌.  Kerap pindah lokasi transaksi Dalam menjalankan bisnisnya.

Pelaku ini kerap berpindah-pindah lokasi transaksi . seperti pengakuannya dia kerap pindah lokasi transaksi untuk menghindari razia polisi syariat. penulis menyimpulkan, bahwa polisi syariat benar benar bekerja membasmi kemaksiatan di Aceh. sehingga menimbulkan rasa takut bagi pelaku untuk melakukan transaksi di satu tempat saja. “jadi jangan bertanya lagi buat apa polisi syariat jika PSK nya masih ada”.

4. Tidak ada suatu tempat yang identik dengan PSK di Aceh.

Berbeda dengan daerah lain, Aceh tidak ada tempat khusus yang identik dengan PSK, karena bagi masyarakat Aceh satu orang yang berbuat kemaksiatan maka semua orang akan menanggung akibatnya. oleh sebab itu masyarakat Aceh sangat benci yang namanya kemaksiatan. jangan kan PSK waria saja hampir tidak ada di Aceh.

5.  Setiap ada kasus yang berkaitan dengan PSK selalu jadi viral

Kenapa kasus PSK di Aceh selalu jadi Viral?, itu karena di Aceh untuk kasus ini memang sangat jarang sekali dan di anggap satu hal yang sangat memalukan. apalagi keberadaan PSK di Aceh ini memang tidak ada yang tau. makanya begitu ada kasus yang seperti ini akan menjadi booming dan tidak akan bosan bosan di bahas, terutama warganet yang begitu asyik mengutuknya.

6.   Seluruh hotel di Aceh bersyariat

Untuk poin ini kalian bisa datang sendiri ke Aceh dan membuktikannya, kalau kalian menginap di Hotel di Aceh bersama teman perempuan kalian, waktu Check in kalian pasti di mintai Buku nikah. ini terbukti bahwa seluruh masyarakat di Aceh sangat menjauhi kemaksiatan.

Itulah beberapa Poin menurut penulis yang membuktikan bahwa Aceh sangat membenci kemaksiatan, untuk kalian yang di luar Aceh jangan salah paham dulu terkait masalah PSK yang diamankan petugas beberapa hari yang lalu. untuk petugas yang mengamankan PSK dan Germo ini masyarakat Aceh sangat berterimakasih kepada kalian, basmi terus penyakit masyarakat yang sangat meresahkan ini. terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *